Kenapa Kipas Angin Tidak Bisa Mendinginkan Ruangan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Beberapa pekan ke belakang saya mengajar di ruangan yang hanya menggunakan kipas angin dan itu sangat panas banget. Fyi, saya ngajar di Bandung yang termasuk daerah sejuk, tapi karena sedang pindahan jadi AC nya di ambil duluan. Alhasil hanya menggunakan kipas angin yang gak ngaruh sama sekali.
Memang, saat angin dari kipas mengenai tubuh, rasanya cukup nyaman dan ada sensasi adem sesaat. Namun anehnya, suhu ruangan tetap terasa gerah. Bahkan jika kipas angin dinyalakan terus-menerus selama berjam-jam, suhu di dalam ruangan hampir tidak berubah sama sekali.
Lalu sebenarnya, apakah kipas angin benar-benar bisa mendinginkan ruangan, atau justru hanya pemborosan energi saja? Yuk, kita bahas faktanya!
Apakah Kipas Angin Menghasilkan Udara Dingin?
Faktanya, kipas angin tidak pernah mendinginkan udara di dalam ruangan. Tugas utama kipas angin hanyalah menggerakkan atau memutar udara yang sudah ada.
Sebagai contoh, jika suhu ruangan saat itu berada di angka 31°C, maka udara yang ditiupkan oleh kipas angin akan tetap bersuhu 31°C. Kipas angin tidak memiliki komponen pendingin (seperti kompresor atau freon) untuk menurunkan suhu molekul udara.
Lalu Kenapa Tubuh Terasa Lebih Dingin
Kalau kipas angin tidak menurunkan suhu udara, kenapa kulit kita merasa lebih adem saat di depan kipas? Jawabannya ada pada tubuh kita sendiri, yaitu melalui proses penguapan keringat.
Tubuh manusia secara alami mengeluarkan keringat untuk menurunkan suhu badan. Ketika angin dari kipas berembus ke kulit kita, angin tersebut mempercepat proses penguapan keringat. Saat keringat menguap, ia membawa pergi sebagian panas dari tubuh kita. Jadi, yang menjadi dingin itu adalah tubuh kita, bukan ruangannya.
Perisiwa Konveksi
Secara ilmiah, fenomena ini juga berkaitan dengan perpindahan panas secara konveksi. Tubuh kita sejatinya lebih panas dari udara sekitar, sehingga menciptakan "lapisan udara hangat" tipis di permukaan kulit. Kipas angin bekerja dengan cara mengusir lapisan udara hangat tersebut dan menggantinya dengan udara ruangan yang lebih baru, sehingga panas tubuh bisa berpindah lebih cepat.
Eksperimen Yang Bisa Kamu Coba Di rumah
Percobaan 1 : Kamu coba basahi tangan kamu dengan air hangat lalu kipasin tanganmu selama satu menit. Apa yang kamu rasakan?
Percobaan 2 : Taruh termometer di dalam ruangan, lalu kamu nyalakan kipas angin. Lihat apakah suhu runagan berubah? kemungkinan besar hampir tidak berubah.
Kenapa Ruangan Tetap Panas
Kembali ke kasus ruang kelas saya tadi; kenapa ruangannya tetap terasa panas? Ketika ruangan diisi oleh banyak orang (seperti ruang kelas), tertutup, atau terpapar sinar matahari langsung, dinding dan barang-barang di dalam ruangan akan menyerap dan memancarkan panas. Kipas angin hanya akan memutar-mutar udara panas tersebut di dalam ruangan tanpa bisa membuangnya ke luar. Itulah alasan kenapa ruangan tidak bertambah dingin.
Kenapa AC mendinginkan Ruangan
Berbeda dengan kipas angin, AC (Air Conditioner) benar-benar mendinginkan ruangan. AC bekerja dengan cara menyedot udara panas dari dalam ruangan, menyerap hawa panasnya menggunakan cairan pendingin (refrigeran), membuang panas tersebut ke luar bangunan, dan meniupkan kembali udara yang sudah didinginkan ke dalam ruangan.
Kesimpulan
Kipas angin didesain untuk mendinginkan manusia, bukan mendinginkan ruangan. Jika kamu ingin ruangan terasa lebih sejuk menggunakan kipas angin, triknya adalah pastikan ada sirkulasi udara yang baik (misalnya jendela dibuka), agar kipas bisa membantu membuang udara panas keluar dan memasukkan udara segar dari luar.

0 Response to "Kenapa Kipas Angin Tidak Bisa Mendinginkan Ruangan? Ini Penjelasan Ilmiahnya"
Posting Komentar
Silahkan berkomentar dengan sopan