-->

Materi dan Latihan Soal Penalaran Umum Induktif UTBK 2026

Penalaran Umum adalah salah satu komponen penting dalam UTBK 2026. Soal-soalnya tidak menguji hafalan, melainkan cara berpikir logis, sistematis, dan konsisten dalam menghadapi informasi baru. Banyak siswa merasa bagian ini sulit karena jawabannya tidak bisa ditebak, tapi justru di situlah kuncinya: penalaran bisa dilatih.

Secara umum, Penalaran Umum terbagi menjadi tiga jenis utama: Penalaran Umum Induktif, Penalaran Umum Deduktif, dan Penalaran Umum Kuantitatif.

Penalaran Umum Induktif

Penalaran Umum Induktif adalah kemampuan menarik kesimpulan umum dari pola atau fakta-fakta khusus. Kesimpulan dari penalaran induktif bersifat kemungkinan (probabilistik), bukan pasti. Penalaran induktif disimpulkan berdasarkan pola atau kecenderungan data yang ada. Contoh dari penalaran induktif yakni:

Contoh Umum:

Premis 1: Tanaman membutuhkan air untuk hidup

Premis 2: Hewan membutuhkan air untuk hidup

Premis 3: Manusia membutuhkan air untuk hidup

Kesimpulan: Makhluk hidup membutuhkan air untuk hidup

Dalam soal UTBK, tipe ini sering muncul dalam bentuk cerita atau wacana singkat, seperti berikut.

Contoh soal UTBK

Popok bayi sekali pakai makin diminati karena lebih praktis dan mudah digunakan. Namun, harganya relatif mahal dan dapat menyebabkan alergi. Popok bayi sekali pakai yang mengandung pewarna dan pewangi dapat mengakibatkan ruam pada kulit bayi. Orang tua disarankan untuk berhati-hati dalam memilih jenis popok bayi agar kulit bayi sehat dan bayi merasa nyaman.

Berdasarkan informasi tersebut manakah pernyataan berikut ini yang pasti salah?

(A) Popok bayi sekali pakai harus diganti secara berkala.

(B) Orang tua disarankan memilih popok kain untuk bayinya.

(C) Popok bayi sekali pakai mudah digunakan dan harganya murah.

(D) Bayi dapat mengalami alergi jika tidak memakai popok yang tidak tepat.

(E) Pewarna dan pewangi dapat mengakibatkan masalah pada kulit bayi.

Tipe-tipe penalaran Induktif

1. Generalisasi

Dalam tipe soal ini, kita melihat sebuah bukti dari berbagai premis-premis pada teks. Kemudian, dari beberapa premis tersebut kita bisa menarik kesimpulan untuk kemudian membuat sebuah keputusan.

2. Argumentasi

Argumen dapat diartikan sebagai alasan untuk memperkuat, memperlemah, menyatakan benar atau salah, atau menjelaskan perbedaan terhadap suatu pendapat, pendirian, atau gagasan.

Pernyataan memperkuat: Pernyataan yang mendukung suatu argumen biasanya berupa fakta yang relevan dengan argumen yang ada.

Pernyataan memperlemah: Pernyataan yang menentang atau bertentangan dengan argumen. Pada jenis ini, biasanya diungkapkan suatu kelemahan dari argumentasi yang diungkapkan.

Pernyataan tidak relevan: Pernyataan yang tidak sesuai dengan argumen, pernyataan yang diluar konteks pembicaraan pada soal yang diberikan.

3. Statistik

Penalaran umum statistik adalah salah satu tipe penalaran induktif yang menggunakan data statistik dari tabel, diagram, atau grafik untuk menarik sebuah kesimpulan.

a. Membaca data statistik dari tabel, grafik, atau diagram

Pada tipe penalaran induktif ini statistik ini, kita harus mampu membaca data statsitik dari tabel, diagram batang, diagram lingkaran, diagram garis dan diagram titik. Adapun soal yang sering muncul dalam tipe ini yaitu menentukan persen kenaikan dan penurunan suatu data, membandingkan dua data tau lebih, menghitung jumlah data dan menghitung rata-rata data.

b. Membuat prediksi dari data statistik

Pada soal induktif tipe ini kita diminta membuat prediksi dari data statistik yang disajikan. Pada tipe ini kita harus melihat tren atau kecenderungan data, apakah selalu naik, selalu turun, konstan, atau fluktuatif.

Jika tren data naik, maka kita bisa memprediksi data berikutnya naik. Jika tren data turun, maka kita bisa memprediksi data berikutnya turun. Jika data konstan maka kita bisa memprediksi bahwa kemungkinan yang akan datang data konstan juga. Namun, jika data naik turun tanpa pola (fluktuatif) tidak di sarankan untuk membuat kesimpulan kecuali memang trennya sudah jelas.

Soal-soal UTBK Penalaran Umum Induktif:

1. UTBK 2024/PU/80

Gaya kepemimpinan milenial menghargai pendekatan tim. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pemimpin milenial akan mempertimbangkan latar belakang dan kontribusi anggota tim dan melakukan pendekatan personal. Manakah dua simpulan yang PALING DIDUKUNG oleh bacaan tersebut? (pilih maksimal 2 pilihan)
(A) Pemimpin milenial memastikan setiap anggotanya nyaman bekerja.
(B) Pemimpin milenial menjaga keseimbangan antara relasi dan tugas.
(C) Pemimpin milenial lebih menghargai setiap individu dalam timnya.
(D) Pemimpin milenial memastikan semua tugas terselesaikan sesuai dengan rencana.
(E) Pemimpin milenial berusaha mengenali karakteristik tiap individu anggota timnya.

2. UTBK 2025/PU/12

Pakar 1 menyatakan bahwa kualitas pendidikan Universitas X lebih maju daripada Universitas Y.
pakar 2 menyatakan bahwa Universitas X tidak memberikan insentif yang layak bagi dosen dan penelitinya.
Sementara itu menurut data organisasi pendidikan dunia, lebih banyak lulusan Universitas X memiliki karier yang sukses dibandingkan Universitas Y.

Manakah pernyataan paling tepat mengenai data dari organisasi pendidikan tersebut?

(A) Memperkuat pernyataan Pakar 1
(B) Memperlemah pernyataan Pakar 1
(C) Memperkuat pernyataan Pakar 2
(D) Memperlemah penyataan Pakar 2
(E) Tidak relevan dengan pernyataan Pakar 1 dan Pakar 2

3. UTBK 2025/PU/03

Di awal semester baru, X akan mendaftar sebagai pengurus olahraga atau pramuka di sekolah. Kakak kelasnya menyarankan X bergabung sebagai pengurus fotografi. Karena pengurus fotografi sering bepergian ke luar kota, orang tuanya tidak mengizinkannya bergabung.

Apa yang PALING MUNGKIN dilakukan X pada awal semester?

(A) Bergabung dengan ekskul olahraga dan ekskul pramuka.
(B) Mendaftar sebagai pengurus fotografi setelah orang tuanya mengizinkan.
(C) Mendaftar sebagai pengurus olahraga, tetapi tidak di pramuka.
(D) Mendaftar sebagai pengurus olahraga, tetap di pramuka.
(E) Mendaftar sebagai pengurus pramuka, tetapi tidak di olahraga.

4. UTBK 2025/PU/04

Ketika Budi mengonsumsi beras merah, kadar gula darahnya menurun dibandingkan ketika ia tidak mengonsumsinya. Hal serupa terjadi ketika Budi mengonsumsi kacang-kacangan. Namun, Ketika Budi mengonsumsi beras putih, kadar gula darahnya meningkat dibandingkan ketika ia tidak
mengonsumsinya. 

Berdasarkan informasi di atas, manakah dari pernyataan berikut yang PALING MUNGKIN BENAR?

(A) Mengonsumsi beras merah atau kacangkacangan dapat menurunkan kadar gula darah Budi.
(B) Kadar gula darah Budi akan meningkat setelah mengonsumsi kacang-kacangan.
(C) Mengonsumsi beras merah jika dikombinasikan dengan beras putih tidak akan mengubah kadar gula darah Budi.
(D) Meski Budi mengonsumsi kacang-kacangan yang dicampur dengan makanan lain, kadar gulanya menurun.
(E) Mengonsumsi beras putih menurunkan kadar gula darah dibandingkan ketika mengonsumsi beras merah.

5. UTBK 2019/PU/06

soal-penalaran-umum-2025


Berdasarkan tabel 1, Pernikahan usia dini kedua terbanyak baik perkotaan maupun pedesaan terjadi pada tahun...

(A) 2008          (D) 2011
(B) 2009           (E) 2012
(C) 2010
 


0 Response to "Materi dan Latihan Soal Penalaran Umum Induktif UTBK 2026"

Posting Komentar

Silahkan berkomentar dengan sopan

Rekomendasi Postingan

Fakta Menarik Matematika di Alam Semesta

Apakah Tuhan bermain matematika? Itulah pertanyaan yang terlintas di benak seorang ahli astrofisika, Mario Livio, dalam bukunya Is God a Mat...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel